Selasa, 07 Januari 2014

Rahasia analisa chart forex

Posted by Unknown on 07.15 with No comments

Rahasia analisa chart forex

rahasia analisa chart
Mau tahu salah satu rahasia analisa chart forex ?
Untuk menghasilkan analisa akurat kita perlu menentukan arah nya dengan benar, lalu masuk market disaat yang tepat. Sehingga jika dirumuskan rahasia analisa akurat adalah :
1. Bidik arah market dengan pola grafik
2. Gunakan indikator sebagai pelatuknya
Chart forex yang ditampilkan pada layar metatrader kita adalah cerminan sesungguhnya apa yang terjadi di pasar. Oleh karena itu kita bisa gunakan pola yang dibentuk chart untuk menentukan arah chart selanjutnya.
Aturan mainnya sederhana , yang pertama tentukan jenis pola apa yang sedang dibentuk oleh chart.Apakah pola pembalikan atau pola penerusan . Jika pola pembalikan maka selanjutnya grafik akan balik arah. Tapi jika pola penerusan maka selanjutnya akan terus melaju bergerak lebih jauh.
Yang kedua, Jika pola saat ini belum terlihat jelas, bayangkan pola apa yang akan terbentuk jika market bergerak turun sedikit, serta bayangkan pola apa yang akan terbentuk jika market bergerak naik sedikit. Dengan demikian kita bisa menunggu dan bersiap siap menembak ketika polanya sudah jelas.
Contoh analisa chart :
chart forex mau koreksiDari gambar di atas kemanakah arah market selanjutnya ? lalu kapan waktu untuk Buy atau sell ?
Melihat formasi nya , grafik diatas menunjukan pola continuation yaitu mengarah pada falling wadges atau penant .Grafik baru saja melakukan breakout naik dan terjadi trend naik , kemudian terkoreksi tidak sampai setengah panjang trend. 
Arah market setelah koreksi atau berbentuk pola continuation akan kembali sesuai arah trend sebelumnya.
So, dari situ kita tahu arah market selanjutnya akan naik!
Kapan saat tepat untuk Buy ?
Yaitu saat indikator memberikan signal naik . Misalnya signal dari Crosing Stochastic atau MACD , CCI melewati – 100 dari bawah , MFI bernilai 0 / konvergen atau lainnya.
analisa chart forex buy
Contoh analisa chart kedua :
analisa chart forex trendDari gambar diatas kemanakah arah market berikutnya ? Apa yang harus kita lakukan buy atau sell ?
Grafik diatas belum membentuk sebuah pola pembalikan atau penerusan . Oleh karena itu kita harus menunggu poolanya terbentuk dulu untuk memutuskan buy atau sell. 
Sambil menunggu pola grafik terbentuk sempurna , kita bisa memperkirakannya dengan mengandai-andai jika market beberapa saat kemudian bergerak  naik atau turun .
So , kemungkinannya : 
1. Jika kemudian market naik , maka akan membentuk pola lembah yang meninggi , sehingga arah market selanjutnya naik . 
arah chart 1
2. Jika kemudian market turun , namun tidak menembus harga terendah sebelumnya disertai kondisi jenuh maka akan membentuk double bottom, sehingga arah selanjutnya naik. 
arah chart 2
3. Jika kemudian turun menembus harga terendah seklanjutnya maka market akan terus turun karena sebelumnya telah terjadi trend turun. Dan kenaikan sebelumnya hanya lah sebuah koreksi.
arah chart 3
Itulah salah satu rahasia analisa chart forex untuk meraih profit . Jadi intinya sekali lagi tentukan arah marketnya melalui grafik , lalu buka posisi saat signal entry dari indikator muncul.
Pada halaman selanjutnya kita kan membahas analis achart forex yang lebih dalam lagi jadi pastikan anda membacanya.

Cara menganalisa arah forex

Posted by Unknown on 07.11 with No comments

Cara menganalisa arah forex

 menganalisa forex
Ketika kita akan melakukan transaksi tentu kita bertanya ” kemanakah market akan bergerak ?” 
Untuk menjawabnya kita harus melakukan analisa .Dalam forex trading dikenal ada 2 jenis analisa yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.Untuk saat ini kita akan membahas cara menganalisa forex secara teknikal , yaitu analisa dengan memanfaatkan pola grafik, candlestick serta indikator.
Dalam menganalisa untuk menentukan arah market selanjutnya,susunannya adalah lihat arahnya secara umum , lihat arah pada time frame diatasnya, lihat arahnya pada grafik yang diamati, lalu cari entry pointnya.
Melihat arah market secara umum bisa dengan cara melihat candle hari sebelumnya .Jika candle harian kemarin menunjukan jenis continuation maka /penerusan , maka candle yang akan terbentuk hari ini searah dengan candle harian kemarin.Begitu juga sebaliknya.
Selain itu untuk melihat arah market secara umun bisa dilakukan dengan memperkecil tapilan grafik yang sedang dianalisa.Jika tampilannya mengarah naik, maka untuk hari ini masih cenderung naik . Begitu juga sebaliknya.
Selanjutnya pada time frame yang sedang dianalisa pasang bollinger band untuk melihat keramaian pasar / volatilitas pasar. Saya merekomendasikan bollingerband period 12 dengan deviasi 2 .
Selain itu siapkan indikator pengukur kejenuhan pasarmisalnya stochastic oscilator atau RSI . JIka menggunakan stochastic oscilator saya merekomendasikan parameter ( 9,3,5) atau jika RSI pakai period 7 atau 9.
Langkah selanjutnya pada grafik yang sedang diamati buat garis support dan resistance yang terdekat dengan harga market saat ini untuk menentukan area pantulan grafik.
Setelah pengukur volatilitas dipasang , pengukur kejenuhan dipasang serta dinding pembatas dipasang, kini kita tinggal mencari entry point untuk membuka posisi.
Mencari entry point bisa dilakukan dengan cara menjawab pertanyaan berikut :
1. Apakah market mengalami breakout ?
Jika YA , apakah arah break out sama dengan arah market secara umum? jika YA segera buka posisi dengan target posisi agak panjang. Tapi jika searah targetkan hanya pada support resistance terdekat.
Ciri-ciri breakout adalah munculnya candle berbadan panjang yang menembus support/resistance disertai bollingerband melebar dan volume membesar.
2. Apakah trend mulai terbentuk ?
Jika YA, segera buka posisi .Jika arah trend sesuai dengan arah umum harian maka targetkan profit lebih banyak. Namun jika tidak searah , targetkan pendek saja yaitu pada support/resistance terdekat.
Cirinya trend mulai terbentuk adalah adanya lembah yang meninggi untuk trend naik, atau adanya puncak yang merendah untuk trend turun.
3. Apakah market menyimpang ?
Dalam istilah trading lebih dikenal dengan konvergen/divergen. Jika YA , anda bisa membuka posisi .
Cirinya konvergen adalah ketika grafik merendah sementara indikator meninggi. Sebaliknya, ciri divergen adalah grafik meninggi sedangkan indikator merendah.
4. Apakah grafik akan balik arah ?
Jika YA , maka buka posisi target dengan profit pada trendline.
Ciri-ciri market akan balik arah adalah grafik berada diarea jenuh. Signal balik arah muncul dari perpotongan stochastic atau candlestick jenis reversal.
Itulah cara menganalisa forex secara umum. Untuk cara menganalisa yang lebih detail dibahsa pada halaman lainnya.Oleh karena itu jika anda mau lebih paham cara menganalisa forex, anda bisa baca caranya pada halaman berikutnya.

Cara Analisa Forex

Posted by Unknown on 07.08 with No comments

Cara Analisa Forex Akurat

  analisa forex akurat
Analisa forex yang akurat 100 % itu memang tidak ada , tapi setidaknya kita bisa mengusahakan analisa kita mendekati akurat . Untuk menyusun cara analisa yang akurat bebrapa faktor yang harus diperhatikan adalah :
1. Kondisi market
2. Pemilihan indikator
Ada 4 jenis kondisi market yang sering terjadi pada forex market , dan setiap satu cara analisa tidak akan berhasil pada keempat jenis kondisi tersebut. Oleh karena itu untuk menjadikan analisa kita akurat maka setiap cara analisa hanya digunakan pada satu kondisi market .
Selain itu untuk menganalisa kondisi market tertentu diperlukan pula indikator tertentu .Oleh karena itu pemilihan indikator yang benar bisa menjadi faktor penting keakuratan sebuah analisa .
Berikut ini 4 jenis kondisi market serta cara analisa pada kondisi tersebut :

1. Kondisi swing

Pada kondisi ini market bergerak bolak balik secara mendatar sehingga biasanya membentuk sebuah lorong.Tiap sisi atas dan bawah lorong ini kemudian menjadi area support dan resistance .Pada kondisi seperti ini cara trading yang bisa digunakan adalah dengan cara scalping yaitu dengan cara membeli di area support dan menjual diarea resistance.
Arah market selanjutnya bisa di prediksi dengan menggunakan indikator jenis pembalikan seperti stochastic oscilator yang menghasilkan signal di area support dan resistance.
Secara umum arah market selanjutnya bisa diketahui dari posisi grafik dan stocastic . Jika grafik berada di sekitar garis support maka arah selanjutnya adalah naik , jika grafik berada di sekitar garis resistance arah market selanjutnya adalah turun.
Setelah diketahui perkiraan arah marketnya , Fokus selanjutnya adalah mencari entri point di area support dan resistance tersebut .Sehingga cara analisa yang bisa digunakan adalah seperti ini :
- Buatlah garis support dan resistance
– Pasang indikator stocastic oscilator untuk memberikan signal siap siap masuk pasar
– Entry pointnya adalah ketika candlestick membentuk pola reversal dan stocastic menunjukan overbought/oversold . Atau ketika terjadi crossing stocastick.

2. Kondisi break / volatile

Kondisi break adalah kondisi dimana market baru saja menghancurkan pembatas ,sehingga tenaga market sedang besar.Oleh karena itu pada kondisi break harga akan melaju dengan sangat cepat .
Arah market pada kondisi ini telah diketahui yaitu jika candle yang melakukan break adalah bullish maka arah selanjutnya adalah naik , jika candle yang melakukan break adalah bearish maka arah selanjutnya adalah turun.
Dengan demikian analisanya akan berfokus pada mencari titik untuk masuk pasar dengan tepat.
Indikator yang tepat pada kondisi ini adalah Bolinger band dan Volume .Cara analisa nya :
- Pasang bollinger band untuk melihat volatilitas market
– Gunakan indikator volume untuk melihat tenaga break
– Entry pointnya adalah ketika open candle selanjutnya terbentuk , dimana bollinger band melebar dan volume candle yang melakukan break lebih besar dari volume sebelumnya.

3. Kondisi jenuh

Kondisi jenuh adalah kondisi dimana seolah market tidak bisa lagi bergerak lebih jauh , sehingga kemungkinan terbesarnya adalah market akan balik arah.Moment pembalikan arah ini adalah daerah pembukaan posisi dengan resiko sangat minim .
Indikator yang tepat digunakan pada kondisi ini adalah indikator jenis oscilator mosalnya RSI atau stochastick .Selain itu bisa menggunakan money flow index .
Arah market pada kondisi jenuh diketahui dari kondisi jenuh itu sendiri. Jika saat ini sedan jenuh beli ( overbought) maka arah market selanjutnya adalah turun. Jika saat ini sedang jenuh jual (oversold) maka arah market selanjutnya adalah naik .
Fokus analisa pada kondisi jenuh ini adalah mencari entry point yang menunjukan market siap balik arah.Cara analisanya :
- Pasang indikator money flow index ( 5)
– Pasang stochastic oscilator
– Entry point adalah ketika stocahstik bernilai dibawah 20 atau diatas 80 , serta MFI bernilai 0 atau 100 .

4. Kondisi chaos

Pada kondisi chaos market lebih sulit diprediksi karena arahnya tak menentu namun kita masih bisa menentukan arahnya ketika terjadi konvergen.
Arah market baru diketahui ketika terjadi konvergen .Dan indikator yang bisa digunakan untuk kondisi ini misalnya MACD , stochastic,RSI ,William % range atau MFI .
Fokus analisa pada kondisi ini adalah mencari kondisi konvergen lalu mencari entry pointnya. Caranya :
- Gunakan indikator , misalnya MFI atau stochastic
– Konvergen adalah ketika grafik menjadi lebih rendah namun indikator menjadi lebih tinggi , atau grafik meninggi namun indikator merendah.
– Enty pointnya adalah pada saat open candle selanjutnya terbentuk setelah terjadi konvergen.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kumpulan Bisnis Online Terbaik

Posted by Unknown on 07.42 with No comments


Bisnis Online Mancanegara 
Daftar langsung dapat $10 dan langsung bisa digunakan
Ayo Buktikan sendiri 100% Free


Rahasia sukses tanpa MODAL..
0% RESIKO..
100% GRATIS..
1000% PROFIT..



Mau Profit 1 jt/hari ????? Buktikan sendiri di binary.com 
dapat e-book panduannya secara gratis


Fastchanger168.com tempat menukar Dollar ke Rupiah
terpercaya dan terbaik di Indonesia  Super Cepat....!!!!!!!!!

Statistik Kunjungan