Minggu, 05 Mei 2013


Ini nih salah satu Indikator Terbaik yang sangat brainforex  gemari untuk di gunakan menganalisa pergerakan Market.

RSI adalah Indikator Oscilator, yang artinya Indikator ini memberikan Informasi Overbought dan Oversold harga yang terjadi di market.

Ok, mungkin sobat sukses bertanya tanya apa sih maksudnya Oversold dan Overbought itu ?
Oversold adalah kondisi dimana Harga memiliki titik jenuh Jual. yang mungkin jika di katakan dalam bahasa awam maka Oversold adalah ” kondisi dimana orang orang udah capek nge-jual terus dan terus menerus sehingga Harga yang beredar di pasar menjadi terlalu murah.

nah berbanding terbalik dengan Oversold,
Overbought adalah suatu Kondisi di mana Harga yang beredar di pasar sudah sangat terlalu tinggi dan memiliki titik jenuh. sehingga membuat Trader ingin melakukan Aksi sebaliknya.

RSI memiliki Pola Grafik yang di beri batasan skala 0 s/d 100 . setting default yang biasa di gunakan adalah 30 untuk Oversold dan 70 untuk Overbought.
semakin Grafik RSI mendekati nilai 70 atau mungkin lebih, maka semakin nampak titik Jenuh atau Overbought yang terjadi di pasar.
dan semakin Grafik RSI mendekati nilai 30 atau mungkin lebih, maka semakin nampak pula titik jenuh atau Oversold.

Mari kita lihat gambar berikut :
http://brainforex.com/picture_indicator/rsi1.JPG

Apakah yang sobat dapat artikan dari gambar di atas ?

Ya, terlihat bahwa semakin Chart RSI mendekati garis 70 maka semakin terlihat bahwa Harga akan kembali reversal / memantul ke bawah.
Masih bingung dan belum bisa melihatnya ?

Baiklah, akan Kami perjelas gambarnya …..
oh tidak usah….tidak usah bayar mas…
ini gratis kok…..ekekekkk  * plak..plak…*

http://brainforex.com/picture_indicator/rsi2.JPG

Nahhhh……kalo lihat yang di atas pastinya udah jelas khaaannnnn…….hehehe..

Hah ! apaaaa !! ..masih belum jelassss ?????
Plakkkkk…plaaakkkkk……gemessss dech…..hohoho…

Menggunakan RSI untuk menentukan perubahan Trend market
Jika Sobat masih bingung dengan penjelasan di atas, maka saya akan meninggalkan Sobat dengan sejuta bengong yang tersisa di wajah ……..
Karena Kami akan memberikan Ilmu tambahan yang tidak kalah penting dari RSI, yaitu bagaimana cara menggunakan RSI untuk menentukan perubahan Trend Harga.
RSI selain sebagai Indikator yang dapat menentukan tiitk jenuh, maka RSI dapat pula di gunakan sebagai Analisa penentu apakah harga market telah cenderung berubah Trend
baik itu perpindahan trend dari bullish ( naik ) menjadi Bearish ( Turun )
atau sebaliknya….

Nah caranya adalah dengan menentukan titik tengah Dari RSI tersebut. yaitu dengan menambahkan nilai ” 50 ” di dalam kotak RSI.
Cara yang mudah di metasoftware adalah beri Line Horizontal ke dalam kotak RSI dan setting nilainya menjadi “50″.

Mari lihat Gambar berikut.

http://brainforex.com/picture_indicator/rsi3.JPG

Nah dari gambar di atas sobat sekarang memiliki Analisa baru dari RSI bahwa jika grafik RSI melewati nilai 50 dari bawah ke atas, maka ada kecendrungan perubahan trend menjadi naik .
dan begitu pula sebaliknya, jika sobat melihat bahwa grafik RSI melewati garis 50 dari atas ke bawah, maka ada kecendrungan perubahan trend menjadi turun.

siap untuk bertrading sekarang ?

Indikator Sthocastic Oscilator

Posted by Unknown on 01.17 with No comments

Kalian telah mempelajari bagaimana Indikator RSI dapat memberikan Informasi signal dan perubahan arah Trend dengan baik. nah sekarang kami akan memberikan Kalian satu lagi Indikator yang cukup Populer di kalangan Trader-trader Dunia yaitu Indikator Sthocastic Oscilator.
sesuai namanya, Indikator ini termasuk dalam Indikator Oscilator, yaitu Indikator yang memberikan Informasi melalui Overbought dan Oversold ( Mirip dengan RSI ).
Dan yang unik dari Sthocastic adalah, Indikator ini semacam gabungan dari RSI dan MACD. karena selain memberikan Informasi Over pada market, Sthocastic memiliki 2 garis Grafik Rata-rata pergerakan pasar dengan Respons ” cepat-lambat ” ( Mirip dengan MACD ).

Lihat Gambar

http://brainforex.com/picture_indicator/sthoc1.JPG

” Buddy brainforex ” bisa melihat dari gambar di atas ? ok kira-kira informasinya begini :
sthoc memiliki level batasan ( 100 – 0 ) yang biasanya di setting di level ( 80 – 20 ).
sthoc memiliki 2 element ( garis hijau – merah ).

Sthoc menginformasikan Signal dengan cara :
semakin nilai mendekati garis 80, maka akan terlihat semakin Overbought / jenuh beli di market.
semakin nilai mendekati garis 20, maka akan terlihat semakin Oversold / jenuh jual di market.

Bagaimana Cara membaca Sthocastic Oscilator ?
Mari kita lihat Gambar dulu

http://brainforex.com/picture_indicator/sthoc2.JPG

Jika Sthocastic menyentuh garis 80 dan garis hijau “CROSS” dengan garis merah maka harga terlihat Overbought dan akan ada kecendrungan Harga turun.
begitu pula jika Sthocastic menyentuh garis 20 dan garis hijau “CROSS”dengan garis merah maka harga terlihat Ovesold dan akan ada kecendrungan Harga naik.

Sthocastic dengan ” Respons ” Terlalu Cepat
Walaupun Sthocastic memiliki Informasi signal yang “terlihat” cukup baik seperti yang Kami uraikan di atas, tetapi pada kenyataannya sthoc juga memiliki kelemahan.

Apa kelemahannya ? mari kita lihat gambar berikut

http://brainforex.com/picture_indicator/sthoc3.JPG

Nah dari gambar di atas, terlihat bahwa sthocastic meberikan ” terlalu banyak ” respons signal dalam kurun waktu yang berdekatan, walaupun mungkin ini terlihat baik, tetapi juga memiliki Resiko ” Signal Palsu ” yang di berikan oleh sthocastic.
Karena itu untuk lebih baiknya Sthocastic mungkin harus di beri teman dalam penggunaannya, dan jangan hanya di gunakan sendirian. biasanya Trader memadukan sthocastic dengan Indikator yang lain, seperti RSI, SMA atau MACD.

Ibarat Kata Almarhum Kiai Kondang sejuta umat Zainuddin MZ bilang nih :
” satu orang penakut + satu orang penakut = setengah orang pemberani “.

nah begitu pula sthocastic, walaupun memiliki manfaat yang cukup baik dalam Informasi signal market, tetapi karena punya kelemahan maka alangkah baiknya di padukan dgn indikator yang lain, agar ” miss Signal ” bisa di hindari semaksimal mungkin.

Jadi, tetaplah menjadi Trader yang Professional dan bijaksana dengan Margin Anda. OK !

Indikator Parabolic Sar ( PS )

Posted by Unknown on 01.02 with No comments

Dari awal pembelajaran hingga sekarang kita selalu belajar dan melihat Indikator yang berfokus kepada Informasi terbentuknya Trend Harga.
Sekalipun penting untuk dapat menganalisa terbentuknya Trend-trend baru, Sobat sukses brainforex harus juga memahami bahwa kita harus juga mengetahui :

* Kapan Trend berakhir dan memulai Trend baru ?
* Kapan waktu Entry ( Open Price ) harga yang baik ?
* Kapan waktunya kita Take Profit ( TP ) ?

Kebayang gak sobat, jika kita bisa pelajari dan menganalisa semua pertanyaan di atas….. mmhhh….
sobat sukses Bakal jadi Trader Kaya yang Imut & Professional !

ok, sudah cukup waktunya berkhayal. mari kita kembali ke nasib kita sekarang..( huhuhu..)

Salah satu Indikator terbaik dalam menentukan & menganalisa jawaban dari pertanyaan di atas adalah Indikator Parabolic Sar ( PS ).
Parabolic Sar terdiri dari ” titik-titik ” yang selalu mengikuti arah Chart. dan dari ” titik-titik ” inilah nantinya kita dapat menganalisa pergerakan harga sehingga kita dapat menemukan kapan Trend berakhir ? kapan kita Entry ? dan di mana titik TP ?

Mari kita lihat Gambar di bawah ini dulu :

http://brainforex.com/picture_indicator/ps1.JPG

Dari gambar di atas, sobat dapat menyimpulkan bahwa ketika uptrend maka PS akan berada di bawah chart dan jika Downtrend maka PS akan berada di atas chart.

CARA MEMBACA INDIKATOR PARABOLIC SAR ( PS )
1. Cara Mengetahui Entry yang baik & kapan waktunya Sell or Buy :
Caranya sangat sederhana ! ya sekali lagi BENAR BENAR Sederhana !

Lihat Gambar :

http://brainforex.com/picture_indicator/ps2.JPG

Pada dasarnya, ketika ” titik titik ” berada di bawah Candle chart itu adalah Informasi Buy . dan ketika ” titik titik ” berada di atas Candle Chart maka itu adalah Informasi Sell.
Karena cara membacanya yang sangat sederhana inilah maka biasanya Trader-Trader dunia menggunakan Indicator PS ini di minimal untuk Time Frame ( TF ) 4 jam pada Chart. untuk menghindari besarnya MISS SIGNAL yang mungkin terjadi.

2. CARA MENENTUKAN TITIK Take Profit ( TP ) :
Sebenarnya titik TP bisa dipilih di ” titik titik ” mana saja dari Parabolic Sar, selama ” titik titik ” tersebut belum berpindah dari bawah ke atas atau berpindah dari atas ke bawah ( yang berarti menunjukkan trend harga telah berubah ).
tetapiiiiiiiiiii……..sekali lagi tetapiiii………… menurut Gu3hhhh…. ( Format huruf ABG Labil..hihihi ) semakin besar kita memilih jarak ” titik titik ” dari titik awal Entry harga, maka semakin terlihat serakah & Greedy !

dan menurut kami, itu sangat tidak baik untuk ” Psikologis Trading ” Anda. wahai sobat sukses ingatlah jauhkanlah maksiat dan segala ankara murka dari diri anda…….. amin……pletuk ! ..aw !..

iyee…iyeee…gua serius…..mari kita lanjut pembelajaran kita…

Mari lihat Gambar Berikut :
http://brainforex.com/picture_indicator/ps3.JPG

Nah gampang khan ! Emosi tetep Stabil ! kerakusan dapat di tahan ! Psikologis diri dapat kemandirian !

Ya ! Titik TP dapat di tentukan maksimal hanya 6 titik dari titik Entry pertama. dengan ini Profit yang kita dapatkan bisa maksimal dan Psikologis Trading kita akan selalu berhati hati dan Fokus tanpa ada keserakahan ingin Profit terlalu besar dlm Trading.

Tapi jika sobat sukses tetap bersikeras ingin mencari Profit yang lebih besar lagi dan larut dalam ke-Greedy-an dan keserakahan…….mmmhhh…….

mmmhhhhhh……..
ckckckckcckck………
mmmhhhh……ckckckckckkckcck……..
Terserah lu dech………..
Salam Sukses yoooo,

Tahukah Sobat sukses ,
MACD adalah makanan cepat saji yang berasal dari amerika…
** Plaaakkkkkkkkkkkk…itu McDonald dull !! ***

Oke….berhenti bercanda !….
MACD adalah salah satu Indikator yang paling populer di kalangan Trader-trader Dunia. ini di karenakan Informasi signal yg di berikannya cukup sederhana, tetapi sangat Rasional dan cukup akurat.
MACD digunakan untuk mengidentifikasi / menganalisa gerak harga yang menunjukkan Trend baru. entah itu bullish atau bearish.

dan satu hal yang harus Sobat Sukses Brainforex wajib ketahui :
” jika Anda mampu Lebih cepat memahami & menemukan Trend gerak harga baru, maka disanalah sumber uang / profit paling banyak di dapatkan ! “.

MACD memiliki 3 element utama :
1. Untuk menghitung Jumlah rata-rata Periode waktu yang bergerak lebih cepat.
2. Untuk menghitung Jumlah Rata-rata Periode waktu yang bergerak lebih lambat.
3. Jumlah Bar yang digunakan untuk menghitung nilai rata-rata yang di hasilkan dari gerak waktu yang lebih cepat dan yang lebih lambat dari dua grafik di atas.
ok, Sobat-sobat ganteng dan cantik bingung lagi ? ….. hehehe it’s oke…. biasanya dari bingung akan muncul keberanian untuk belajar & mandiri.
ok ! mari kita mandi ! ( lha ? ga nyambung…hehehe )

mari kita lihat gambar berikut :

http://brainforex.com/picture_indicator/macd1.JPG

Nah, setelah melihat gambar di atas sudah mulai khan titik terang maksud dari Indicator MACD.

Setting Default yang biasa di berikan untuk MACD adalah ( 12,26,9 ) :
* 12 mewakili 12 Bar sebelumnya rata rata bergerak cepat dari MA ( Moving Average )
* 26 mewakili 26 Bar sebelumnya rata-rata bergerak lambat dari MA ( Moving Average )
* 9 mewakili 9 Bar sebelumnya dari perbedaan antara 2 MA ( Moving Average ) cepat & lambat di atas.

CARA UMUM MEMBACA & MENGGUNAKAN MACD :
Karena adanya dua Moving Average dengan 2 perbedaan kecepatan ( cepat-lambat ), maka kita akan sama-sama fahami bahwa yang lebih cepat, pasti akan lebih respons dalam memberikan informasi pergerakan harga.
ketika sebuah Trend harga baru saja terjadi, maka MA cepat akan bereaksi paling pertama dan akhirnya akan melakukan ” CROSS ” / memotong garis MA lambat.

nah ! … aha !… ciluk…baaaa ! maka saat inilah ” CROSSOVER ” terjadi. dan MA cepat akan mulai menyimpang atau menjauhi MA lambat. informasi ini menunjukkn bahwa Trend baru mulai terbentuk.
Tapiiii…jangan aha – aha dulu…apalagi pake acara ngomong ” ciluk baaaaa ” karena Analisa belum selesai ! pletuk !

mari kita lanjut…
saat kita telah melihat ” CROSSOVER ” dari 2 pendekar MA cepat & MA lambat terjadi, maka disinilah saatnya kita akan menggunakan ” JURI PENENTU ” untuk memberitahukan apakah signal yang terjadi ini bernilai ” BENAR ATAU SALAH ! “.
Siapakah ” JURI PENENTU ” tersebut ? dia adalah Bar 9 atau jika melihat gambar di atas adalah Bar yang berwarna hijau dgn format tampilan tongkat-tongkat garis naik turun berwarna hijau.

karena itu Nilai sempurna dari Signal yang di berikan oleh MACD adalah :
Jika terjadi ” CROSSOVER ” antara MA cepat & lambat dan di barengi dengan ” MENGECILNYA / BERPINDAHNYA POSISI BAR 9 ” maka kecendrungan perpindahan Trend akan terjadi.

mari kita lihat Gambar ( kelanjutan dari gambar pertama di atas ) di bawah ini :

http://brainforex.com/picture_indicator/macd2.JPG

Lihat analisa yang di tunjukkan oleh kotak dengan angka 1 :
* MA cepat & Lambat ” CROSS ” dan mengarah ke bawah .
* Bar Hijau mengecil & berpindah posisi dari atas ke bawah dari garis 0.00.
MAKA KECENDRUNGAN TERJADI PERUBAHAN TREND HARGA MENJADI ” DOWN / TURUN ”

Lihat analisa yang di tunjukkan oleh kotak dengan angka 2 :
* MA cepat & Lambat ” CROSS ” dan mengarah ke atas .
* Bar Hijau mengecil & berpindah posisi dari bawah ke atas dari garis 0.00.
MAKA KECENDRUNGAN TERJADI PERUBAHAN TREND HARGA MENJADI ” UP / NAIK ”

Jadi Sobat Sukses ?,
apakah Anda sudah siap maju ke medan perang Forex ?

Statistik Kunjungan